La Tahzan; La La La
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Desember 1, 2008, 7:19 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Duka danĀ masalah yang merundung pikiran seakan menerjang tajam pada November 2008. Dimulai dari kasus ’surat cinta’ yang terjadi pada proses kaderisasiku, dilanjutkan oleh hilangnya big boss, dan wafatnya ayah teman seangkatanku. Masalah dan masalah seolah mendera tak henti. Ia tak mengenal hati yang butuh waktu untuk bernafas.
Sebuah shalat istikharah ku lakukan jumat malam. Doaku padaNya mengharapkan agar masalah ini dapat dituntaskan… Syahdu shalatku kala itu.
Tak kuduga jawaban TUhan datang begitu cepat. Diberinya aku sebuah kepompong yang dapat berubah menjadi kupu- kupu. Tak kusangka adik mentorku, Alvian Chris Pradana menjadi perantara doaku semalam. Sebuah buku La Tahzan datang menjadi kunci untuk menyelesaikan semua masalah ini.
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

bahasa lo itu ris…
ck ck ck…
di smua post lo…
ck ck ck…
puitis abis…
ayo ris! gw pengen lyat post lo yg ‘merakyat’..
Komentar oleh zazezo Desember 2, 2008 @ 12:22 amsus ko ris…
yampun kakak mentor..jangan ditulis atuh!
Komentar oleh alvcp Desember 2, 2008 @ 2:17 pmthx buat wktu, tenaga, keringat, dan yg terpenting BAKSO..hhiii