Kerancuan Berpikir Manusia Indonesia (inspired by Kang Djalal)

1 Des

Manusia Indonesia seringkali melakukan berbagai kesalahan pola pikir. Kesalahan ini dipengaruhi oleh sistem lingkaran setan yang telah membudaya.

Fallacy of Dramatics Instance

Orang Indonesia banyak yang terlalu berpikir overgeneralis. Misalnya kita sering menyimpulkan sesuatu yang besar dari sampel yang kecil. Tak jarang orang mengatakan bahwa orang Sunda itu cantik- cantik dan orang Jawa itu ‘hitam- hitam’. Padahal Dian Sastro itu orang jawa, cantik pula.

Fallacy of Retrospective Determenism

Selalu melihat masa lalu dan membanding- bandingkannya denmgan masa kini

Post Hoc Ergo Propter Hoc

Menghubung-hubungkan sebab- akibat yang tak jelas. Misalnya kita sering mengkaitkan bencana alam dengan hal yang bersifat mistik.

Fallacy Missplaced Corectness

Ketidaktepatan konteks dalam berkata.

Argumentum of Verrecudiam

Terlalu berlari pada kutipan orang- orang hebat, sehiungga melupakan logika. Padahal semua orang didunia ini tak ada yang sempyurna.

Fallacy of Compositum

Simpelnya ikut- ikutan tanpa mengetahui dasar pemikirannya.

Circular reasoning

Mencari alasan yang selalu berputar- putar.

Semoga tulisan ini dapat menjadi introspeksi bagi diri kita agar kita tak terjebak menjadi orang yang memilki pola pikir salah.

2 Tanggapan to “Kerancuan Berpikir Manusia Indonesia (inspired by Kang Djalal)”

  1. yorga Januari 1, 2009 pada 9:56 am #

    bang, kurang detil ah, jelasin dgn ilustrasi dong!

  2. faris Januari 4, 2009 pada 5:54 am #

    oke,, ntr dibuat artikel khsusnya lgi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.